Skip to main content

Mengenal Jenis dan Fungsi dari Safety Shoes



Seperti yang telah kita ketahui pada beberapa artikel sebelumnya, sepatu termasuk dalam kategori Alat Pelindung Diri (APD) proteksi pada bagian kaki pekerja, atau yang lebih sering kita sebut sebagai safety shoes.

Safety shoes ini dimaksudkan untuk melindungi bagian kaki pekerja dari potensi bahaya yang ada di tempat kerja. Safety shoes yang digunakan oleh para pekerja, tentu saja harus memenuhi SNI dan juga penggunaanya harus sesuai dengan kondisi lapangan atau kondisi lingkungan kerja; di tempat yang berbeda, potensi bahaya yang muncul akan jadi berbeda pula.

Bagaimana cara memilih sepatu safety yang tepat?

Sesuaikan dengan medan kerja, apakah memerlukan sepatu untuk meminimalkan resiko tergelincir, atau memerlukan perlindungan dari panas; kemudian material apa saja yang ditangani oleh pekerja, apakah benda-benda tajam yang mungkin dapat menusuk atau melukai kaki atau bahan kimia yang perlu ditangani dengan hati-hati; lalu kenali potensi bahaya yang mungkin terjadi, seperti kemungkinan cedera di pergelangan kaki atau mesin-mesin yang berbahaya jika tejadi kontak; terakhir pilihlah sepatu sesuai dengan ukuran yan tepat bagi kaki anda, karena apabila terlalu besar dapat menimbulkan rasa tidak nyaman atau malah tersandung, namun jika terlalu kecil dapat menyebabkan cedera dari pergesekan kulit dengan permukaan sepatu yang terlalu rapat.

Lalu apa saja jenis sepatu safety yang dapat digunakan pekerja?

Sepatu safety anti-bahan kimia, air, oli dan cairan lainnya



Biasanya terbuat dari karet, yang menutup kaki mulai dari ujung jari sampai ke betis. Sepatu ini memilik sol yang tebal, dan mampu menahan cairan agar tidak merembes ke dalam dan dengan bentuk yang mencegah penggunanya dari resiko tergeincir

Sepatu safety anti panas atau dingin



Biasanya terbuat dari bahan kulit untuk meminimalkan jumlah hawa dingin atau panas yang masuk, dengan sol yang tebal dan agak bergerigi agar pengguna tidak tegelincir

Sepatu safety sol baja


Sepatu safety yang digunakan untuk menghindari resiko tertusuk benda tajam, seperti paku atau patahan besi proyek maupun pecahan kaca

Sepatu safety anti listrik


Biasanya terbuat dari bahan isolator yang mampu menahan tegangan listrik yang tinggi dengan alas yang juga mampu menahan arus listrik

Demikian penjelasan sepatu safety, mulai dari pemilihan jenis, maupun fungsinya. Jangan lupa menyimpan dan merawat sepatu safety dengan baik dan rutin memeriksanya apabila ada kerusakan agar segera dapat diganti, untuk meminimalkan resiko bahaya.

Salam Sukses!


Pokoh Jaya Teknik (POJATEK) – Help Your Work!

Comments

Popular posts from this blog

Segregasi pada Beton Cor : Jenis, Penyebab Segregasi dan Solusi

Apa itu Segregasi pada Beton Cor Segregasi adalah keadaan di mana terjadi kecenderungan pemisahan partikel agregat pada campuran cor beton. Agregat (material granular) yaitu pasir, kerikil, batu pecah, dan material pengisi campuran cor beton tidak dapat menyatu sebagai sebuah campuran yang homogen. Hal ini menyebabkan masalah pada tahap pengecoran baik ketika pengerjaan proyek pembangunan maupun masalah jangka panjang terkait ketahanan dan kekuatan bangunan jika tidak segera ditangani. (Segregasi Beton; photo by: http://constructioncost.co) Jenis-Jenis Segregasi Beton Ada beberapa tipe segregasi yang dapat terjadi pada beton: 1. Pemisahan agregat kasar dari adukan 2. Pemisahan air dari adukan semen (Bleeding) 3. Pemisahan pasta semen dari campuran adukan cor beton (Segregasi  pada dasar bangunan; photo by:https://theconstructor.org) Penyebab Segregasi Beton Ada beberapa kemungkinan penyebab segregasi pada beton cor, di luar dari factor eksternal yang terjadi di lapangan

Sewa atau Rental Gergaji Mesin (Chain Saw) di POJATEK (Melayani Area Jogja, Jawa Tengah dan sekitarnya)

Penggunaan Gergaji Mesin atau Mesin Chain Saw sangat membantu dalam pekerjaan pemotongan batang pohon maupun kayu jenis lainnya; dengan adanya Gergaji Mesin, para pekerja dapat menghemat waktu dan tenaga sekaligus meningkatkan produktivitas dan kinerja. Pada dasarnya gergaji mesin dibagi menjadi 3 bagian, yaitu mesin penggerak, rantai gergaji dan mata potong gergaji. (Mesin Chain Saw Stihl) Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemakain gergaji mesin dan perawatannya, yaitu sebagai berikut: (Gergaji Mesin) 1. Cara Pencampuran Bahan Bakar Bahan Bakar untuk gergaji mesin diisi dengan takaran tertentu, yang harus diperhatikan dalam pengisian bahan bakar mesin chain saw adalah sebagai berikut: ·         Siapkan botol takaran pencampuran bahan bakar ·         Siapkan bahan bakar (bensin dan oli samping) ·         Perhatikan indicator takaran yang akan digunakan (standar bahan bakar mesin chain saw adalah 25:1) ·         Isi oli bensin ke botol pen

Cara Mengecat dengan Kompresor

Sebagai peralatan pneumatik, kompresor dapat memompa udara yang dapat digunakan untuk beragam keperluan di berbagai bidang (cleaning, otomotif). Selain itu kompresor juga dapat digunakan untuk mengecat baik tembok, besi, maupun kayu. Akan tetapi banyak yang lebih memilih metode pengecatan konvensional yang dianggap lebih mudah, meskipun sebenarnya mengecat dengan kompresor lebih cepat. Berikut adalah step by step cara mengecat dengan kompresor yang dapat anda lakukan di rumah sendiri. (Pengecatan Kayu dengan Kompresor) 1. Tentukan jenis dan banyak cat yang akan digunakan Gunakan cat sesuai fungsinya, apakah untuk tembok atau untuk kayu atau untuk besi. Kemudian ukur dimensi benda yang hendak dicat (panjang, lebar, tinggi). Konsultasikan dengan ahli cat terkait jumlah dan takaran campuran air atau thinner yang akan digunakan. (Contoh cat tembok untuk interior rumah) 2. Pilih jenis kompresor sesuai kebutuhan (Listrik/Engine) Apabila memilih untuk menggunakan kompresor listrik, pastikan