Pemilihan Bata Merah, Bata Ringan dan Batako untuk Perancangan Bangunan

Pemilihan penggunakan batu bata dalam struktur bangunan rumah menjadi hal yang harus disepakati sebelum dilakukan penyusunan rancangan anggaran. Untuk dapat menentukan jenis batu bata yang sesuai dengan harapan, perlu diperhatikan karakteristik dari material penyusun batu bata, berat dan biaya pengadaan material. Baik bata merah, bata ringan maupun batako memiliki keuntungan maupun kelemahan masing-masing yang dapat menjadi pertimbangan tersediri dalam menentukan jenis batu bata yang akan digunakan dalam pembangunan.

 

(photo by: archdaily.com)

Bata Merah

Bata merah merupakan jenis batu bata yang paling umum dijumpai dalam pembangunan rumah tinggal maupun restoran dan rumah makan. Bata merah terbuat dari campuran tanah liat yang dicetak berbentuk balok persegi panjang dan kemudian dibakar dengan suhu tinggi sehingga menjadi benar-benar keras dan kering dengan warna coklat kemerahan. Tanah liat yang merekat kuat dengan campuran pasir dan dipadatkan menjadikan bata merah material yang tahan terhadap suhu panas dipercaya menjadikan suhu ruangan di dalamnya lebih dingin dan nyaman.

 

Keuntungan Penggunaan Bata Merah

Karena sudah menjadi bahan bangunan yang umum digunakan sejak dulu, lebih banyak pengerja yang merasa familiar bekerja dengan bata merah. Harganya yang murah dan mudah diperoleh secara umum menjadi alasan bata merah masih mendominasi pasar bahan bangunan. Bata merah mudah disusun untuk berbagai rancangan bangunan sesuai keahlian dari pekerja, selain itu penggunaan bata merah biasanya membuat dinding lebih awet dari resiko keretakan.



Kelemahan Penggunaan Bata Merah

Pemasangan bata merah perlu dilakukan dengan hati-hati untuk memperoleh hasil yang rapi, serta membutuhkan material perekat yang cukup banyak dan makan lebih banyak waktu supaya hasil bangunan lebih rapi sempurna. Di samping itu berat bata merah cukup signifikan sehingga memerlukan desain struktur penoipang yang kuat.




Bata Ringan

Bata ringan disebut juga sebagai bata hebel atau bata celcon. Bata ringan merupakan inovasi yang muncul sebagai solusi atas beban penggunaan bata merah yang cukup berat. Bata ringan dibuat menggunakan campuran pasir, semen, pasir kwarsa, kapur, gipsum dan pasta aluminium sebagai campuran perekat kimiawi dan air; yang menjadikan beratnya lebih ringan jika dibandingkan bata merah.

 

Keuntungan Penggunaan Bata Ringan

Secara berat, bata ringan jelas lebih ringan dan bentuknya yang tepat seragam menjadikan bata ringan mudah disusun. Pemasangan bata ringan tidak harus diplester terlebih dahulu dengan semen khusus, sehingga waktu pemasangan akan lebih cepat selesai. Selain itu karakteristik bata ringan cukup baik dalam menjaga struktur bangunan saat terjadi goncangan gempa bumi.


Kelemahan Penggunaan Bata Ringan

Ukuran bata ringan yang seragam di sisi lain menjadikan perhitungan pengadaan bata ringan perlu dilakukan dengan hati-hati supaya tidak sisa terlalu banyak, selain itu diperlukan keahlian untuk menatanya dengan rapi sempurna karena akan terlihat signifikan jika terdapat perbedaan. Perlu diperhatikan, jika bata ringan terkena air, perlu waktu beberapa lama untuk membuatnya kering kembali. Secara biaya, diperlukan anggaran yang lebih besar untuk pengadaan bata ringan dibandingkan bata merah maupun batako.

 

Batako

Batako pada umumnya dibuat dari campuran bahan semen dan pasir kasar yang dipadatkan atau dipress dalam cetakan yang lebih besar daripada bata merah maupun bata ringan, ada juga beberapa yang menggunakan tambahan campuran batu tras, air, kapur dan lain-lain. Kepadatannya lebih rendah daripada bata merah, terutama jika bahan penyusunnya tidak tercampur dengan baik. Batako biasa digunakan untuk mengurangi resiko sisa material dan lebih banyak digunakan untuk struktur bangunan outdoor.

 

Keuntungan Penggunaan Batako

Selain hemat karena ukuran batako yang besar, pemasangan batako dianggap lebih mudah dan cepat karena jika terjadi kelebihan dapat dilakukan penyesuaian dengan pemotongan unit. Harga batako lebih murah tergantung pada jumlah unit yang diperlukan, jika dibandingkan dengan bata merah dan juga lebih murah daripada bata ringan secara bahan. Batako juga lebih tahan terhadap air, sehingga kemungkinan terjadi rembesan pada bangunan lebih kecil.

Kelemahan Penggunaan Batako

Batako relatif lebih mudah pecah daripada bata merah maupun bata ringan, karena lubang maupun retakan yang relative lebih sering terjadi. Di sisi lain, penggunaan batako menghambat sirkulasi udara dan panas sehingga menimbulkan kesan lebih panas atau hangat di dalam ruangan.

 

Baik bata ringan, maupun batako, memiliki keuntungan maupun kelemahannya masing-masing yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dalam rancangan pembuatan bangunan, yang perlu direncanakan dengan matang secara tepat guna.

 

Sumber:

Dekoruma           :  dekoruma.com

SGC                        :  id.sgcbuildingmaterials.com


Pokoh Jaya Teknik (POJATEK) menyewakan berbagai macam alat-alat teknik dan konstruksi yang sesuai dengan berbagai kebutuhan anda, dengan perfoma yang baik dan harga yang terjangkau. Kunjungi kami di www.pokohjayateknik.com atau ikuti media sosial kami di FacebookTwitterInstagram dengan nama “Pokoh Jaya Teknik” untuk informasi - informasi menarik lainnya terkait diskon harga dan promosi atau Google Map “Pokoh Jaya Teknik” untuk mengunjungi kami di lokasi. Hubungi 085643366644 untuk informasi lebih lanjut dengan response yang lebih cepat.

Pokoh Jaya Teknik (POJATEK) – Help Your Work!

Comments

Popular posts from this blog

PERSEWAAN MESIN PEMOTONG RUMPUT YOGYAKARTA

KEUNTUNGAN SEWA KOMPRESOR DI POKOH JAYA TEKNIK

Persewaan Bor dan Alat Teknik-Konstruksi Area Jogja Jateng