Skip to main content

Pentingnya Proses Pemadatan Tanah dan Lahan dalam Pekerjaan Konstruksi

Baik pekerjaan skala kecil maupun skala besar, perencanaan pembangunan perlu diperhitungkan dengan seksama, agar semua pekerjaan dapat terlaksana dengan anggaran yang efektif. Salah satu pekerjaan yang kadang diabaikan adalah pemadatan lahan atau tanah sebelum digunakan untuk menjadi sesuai fungsi yang diinginkan.

Proses Pemadatan Tanah
(Proses Pemadatan tanah, foto dari: https://www.equipmentindonesia.com)

Pemadatan tanah adalah proses untuk membuat jarak antar partikel tanah menjadi lebih kecil. Semakin rapat tanah tersebut maka akan semakin kecil udara yang masuk dan menurunkan tingkat kebocoran bangunan, yang berasal kebanyakan berasal dari rembesan. Bangunan yang dibangun lebih rendah di bawah permukaan air harus memiliki resiko rembesan yang sangat kecil dan tekanan yang kuat dibandingkan bangunan yang didirikan di atas permukaan air. 

Jadi proses pemadatan ini sangat berfungsi penting sebelum dilakukannya pembangunan, untuk memiliki kualitas tanah yang lebih baik dan aman untuk pembangunan, seperti pembangunan rumah, gedung, lahan parkir, jalan dan masih banyak pekerjaan konstruksi lainnya.


Faktor Yang Mempengaruhi Pemadatan tanah

Kepadatan tanah merupakan hasil dari pengurangan volume udara yang memperkecil jarak antar partikel dalam tanah yang menjadikan tingkat kerapatannya naik. Dalam pemadatan tanah, sering diawali dengan memberikan air sebagai pelumas partikel tanah untuk menghilangkan udara, sehingga air mengisi volume udara.

Namun demikian ada beberapa fakto yang mempengaruhi kepadatan tanah, anatara lain: kadar tanah di dalam tanah yang dipadatkan, jenis tanah, luas permukaan yang menerima tekanan, ketebalan lapisan tanah dan jumlah usaha yang diberikan untuk proses pemadatan tanah.

Jumlah air yang terlalu banyak, justru malah bisa menurunkan volume tanah kering, sehingga menurunkan efektifitas pekerjaan pemadatan tanah. Di samping itu jenis partikel tanah juga menentukan kadar air yang diperlukan untuk membantu pemadatan. Semakin tebal lapisan dan luas tanah maka semakin besar juga usaha yang diperlukan untuk pemadatan, salah satunya dengan menggunakan peralatan-peralatan. 


Nah, apa yang terjadi apabila proses pemadatan ini diabaikan atau tidak dilakukan?

(Kerusakan pada rumah warga akibat tanah ambeles.
Sumber : https://kabarhandayani.com/tanah-pekarangan-ambles-tembok-rumah-hampir-roboh/)

Foto  di atas merupakan contoh kejadian kerusakan rumah warga di Playen, Gunung Kidul. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut akhirnya berdampak pada konstruksi rumah warga yang akhirnya memicu terjadinya tanah ambles. 

(Ruas jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 122 arah Jakarta mengalami ambles pada Februari 2021.
Sumber foto: Dian Firmansyah/detikcom)

Kejadian kedua adalah jalan raya yang ambles, dipicu dengan sedikit retakan dan menjadi lebih parah karena beban yang melintas di atasnya terus bertambah, sehingga gerataran yang terjadi pada tanah terus terjadi, sementara struktur tanah mengalami penurunan akibat curah hujan yang tinggi dampak cuaca ekstrim.


Fungsi Serta Tujuan Pemadatan Tanah

Pemadatan tanah dilakukan untuk memberikan energi mekanis pada tanah secara berulang, yang bertujuan agar udara yang berada pada tanah  dapat berkurang dan kerapatan atau kepadatan tanah dapat bertambah. Dengan begitu tanah yang sudah dipadatkan akan lebih kuat dan tidak mudah bergeser walaupun terdapat air maupun getaran lainya yang dapat menyebabkan ambles. Pemadatan tanah juga memiliki fungsi lain sebagai berikut : 

1. Memperkuat tanah sehingga mampu memperbaiki kuat geser tanah 

2. Mengurangi permeabilitas dan kompresibilitas tanah

3. Mengurangi perubahan volume karena perubahan kadar air dalam tanah

4. Memperbaiki daya dukung tanah dan mutu tanah 


Peralatan Pemadatan Tanah

Proses pemadatan tanah, terutama untuk fungsi menahan beban, perlu dilakukan dengan bantuan peralatan pemadat tanah. Gunakan alat sesuai dengan kebutuhan medan kerja. Berikut merupakan beberapa alat yang dapat digunakan untuk pekerjaan pemadatan tanah:


1. Tamping Rammer atau Stamper Kuda 

(Mesin Stamper Kuda POJATEK)
 

Alat pertama adalah stamper kuda, stamper kuda ini merupakan mesin yang dirancang khusus sehingga memiliki daya tekan untuk pemadatan tanah. Mesin ini sangat cocok digunakan untuk memadatkan struktur tanah berpasir, tanah lempung dan juga tanah berkerikil.

Mesin stamper kuda ini terbilang ringan dan ergonomis sehingga sangat nyaman bagi operator yang menggunakannya dan dapat memantu pekerjaan pemadatan tanah menjadi lebih cepat. Mesin stamper kuda ini juga bisa menjadi pilihan jika medan yang akan dipadatkan pada area yang tidak luas. 

Tonton juga : Cara Menggunakan Stamper Tanah (Tamping Rammer) - Pengoperasian Stamper Kuda

2. Baby Roller

Alat pemadatan kedua adalah baby roller, baby roller ini juga memiliki fungsi sebagai pemadat tanah. Dengan nama baby merupakan ukuran yang lebih kecil dibanding roller lainya yang memiliki ukuran dan berat yang cukup besar. Mesin ini dapat digunakan untuk pengerjaan pemadatan tanah seperti jalan umum, jalan desa dan lahan lainnya.

(Baby Roller POJATEK)

Karena memiliki ukuran yang lebih kecil jadi mesin babyroller ini dapat digunakan untuk area medan yang tidak terlalu besar tetapi luas, yang biasanya tidak dapat dijangkau apabila hanya menggunakan stamper kuda saja karena membutuhkan waktu yang cukup lama. Tak hanya tanah mesin ini juga sering digunakan untuk perataan dan pemadatan aspal dan sirtu. 

Tonton juga: Cara Pakai Baby Roller Sakai - Vibration Roller Sakai : Alat Berat



3. Plate Compactor atau Stamper Kodok

Stamper Kodok bekerja dengan vibrasi atau getaran untuk memadatkan tanah. Alat pemadat ini juga umum digunakan untuk memadatkan blok paving, tetapi juga bisa dipakai untuk memadatkan permukaan tanah ataupun memadatkan kerikil yang telah bercampur dengan aspal pada pekerjaan pengaspalan jalan. Alat pemadat tanah ini bekerja dengan mesin yang menggunakan bahan bakar bensin dan dioperasikan oleh satu orang operator. 

 

(Stamper Kodok POJATEK)

Tonton juga:

Tutorial Cara Mudah dan Benar Pengoperasian Stamper Kodok / Stamper Paving / Plate Compactor



Untuk membantu proses pemadatan tanah POJATEK menyewakan berbagai jenis alat untuk mempermudah dan mempercepat pemadatan tanah dengan harga terjangkau. Cek harga sewa mesin stamper kuda, kodok dan babyroller di tautan berikut ini:

Harga Sewa Mesin Stamper Kuda

Harga Sewa Baby Roller

Harga Sewa Mesin Stamper Kodok


Pokoh Jaya Teknik (POJATEK) menyewakan berbagai macam alat-alat teknik dan konstruksi yang sesuai dengan berbagai kebutuhan anda, dengan perfoma yang baik dan harga yang terjangkau. Kunjungi kami di www.pokohjayateknik.com atau ikuti media sosial kami di FacebookTwitterInstagram dengan nama “Pokoh Jaya Teknik” untuk informasi - informasi menarik lainnya terkait diskon harga dan promosi atau Google Map “Pokoh Jaya Teknik” untuk mengunjungi kami di lokasi. Hubungi 085643366644 untuk informasi lebih lanjut dengan response yang lebih cepat.

 

Pokoh Jaya Teknik (POJATEK) – Help Your Works!


Sumber :

https://strong-indonesia.com/artikel/pemadatan-tanah/#axzz7VaeA5q60

https://jpteknik.com/pemadatan-tanah/

https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/tanah/penyebab-tanah-ambles

https://news.detik.com/berita/d-5368330/imbas-tanah-ambles-tol-cipali-arah-jakarta-padat-7-km



Comments

Popular posts from this blog

Segregasi pada Beton Cor : Jenis, Penyebab Segregasi dan Solusi

Apa itu Segregasi pada Beton Cor Segregasi adalah keadaan di mana terjadi kecenderungan pemisahan partikel agregat pada campuran cor beton. Agregat (material granular) yaitu pasir, kerikil, batu pecah, dan material pengisi campuran cor beton tidak dapat menyatu sebagai sebuah campuran yang homogen. Hal ini menyebabkan masalah pada tahap pengecoran baik ketika pengerjaan proyek pembangunan maupun masalah jangka panjang terkait ketahanan dan kekuatan bangunan jika tidak segera ditangani. (Segregasi Beton; photo by: http://constructioncost.co) Jenis-Jenis Segregasi Beton Ada beberapa tipe segregasi yang dapat terjadi pada beton: 1. Pemisahan agregat kasar dari adukan 2. Pemisahan air dari adukan semen (Bleeding) 3. Pemisahan pasta semen dari campuran adukan cor beton (Segregasi  pada dasar bangunan; photo by:https://theconstructor.org) Penyebab Segregasi Beton Ada beberapa kemungkinan penyebab segregasi pada beton cor, di luar dari factor eksternal yang terjadi di lapangan

Sewa atau Rental Gergaji Mesin (Chain Saw) di POJATEK (Melayani Area Jogja, Jawa Tengah dan sekitarnya)

Penggunaan Gergaji Mesin atau Mesin Chain Saw sangat membantu dalam pekerjaan pemotongan batang pohon maupun kayu jenis lainnya; dengan adanya Gergaji Mesin, para pekerja dapat menghemat waktu dan tenaga sekaligus meningkatkan produktivitas dan kinerja. Pada dasarnya gergaji mesin dibagi menjadi 3 bagian, yaitu mesin penggerak, rantai gergaji dan mata potong gergaji. (Mesin Chain Saw Stihl) Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemakain gergaji mesin dan perawatannya, yaitu sebagai berikut: (Gergaji Mesin) 1. Cara Pencampuran Bahan Bakar Bahan Bakar untuk gergaji mesin diisi dengan takaran tertentu, yang harus diperhatikan dalam pengisian bahan bakar mesin chain saw adalah sebagai berikut: ·         Siapkan botol takaran pencampuran bahan bakar ·         Siapkan bahan bakar (bensin dan oli samping) ·         Perhatikan indicator takaran yang akan digunakan (standar bahan bakar mesin chain saw adalah 25:1) ·         Isi oli bensin ke botol pen

Cara Mengecat dengan Kompresor

Sebagai peralatan pneumatik, kompresor dapat memompa udara yang dapat digunakan untuk beragam keperluan di berbagai bidang (cleaning, otomotif). Selain itu kompresor juga dapat digunakan untuk mengecat baik tembok, besi, maupun kayu. Akan tetapi banyak yang lebih memilih metode pengecatan konvensional yang dianggap lebih mudah, meskipun sebenarnya mengecat dengan kompresor lebih cepat. Berikut adalah step by step cara mengecat dengan kompresor yang dapat anda lakukan di rumah sendiri. (Pengecatan Kayu dengan Kompresor) 1. Tentukan jenis dan banyak cat yang akan digunakan Gunakan cat sesuai fungsinya, apakah untuk tembok atau untuk kayu atau untuk besi. Kemudian ukur dimensi benda yang hendak dicat (panjang, lebar, tinggi). Konsultasikan dengan ahli cat terkait jumlah dan takaran campuran air atau thinner yang akan digunakan. (Contoh cat tembok untuk interior rumah) 2. Pilih jenis kompresor sesuai kebutuhan (Listrik/Engine) Apabila memilih untuk menggunakan kompresor listrik, pastikan